“warnet yuk!!” ajak andi.
“ ok!ok! sekalian mau Facebook-an dan tentunya main PB” jawab Evan senang.
“ ya udah, besokan saturday of juga.” kata Andi.
“ kemana sich?” tanya Maha baru datang.
“ Warnettt!!!” jawab Andi dan Evan kompak.
“ ikut donk!!” pinta Maha yang ingin ikutan.
“ boleh juga tuch, kamu bobo dirumah aku aja, mau gak?” tawar Andi.
“ lihat saja nanti. minta izin dulu ama nyokap and bokap.” kata Maha sambil duduk.
***
paginya, tepat hari sabtu...
“ halo, Andi udah siap belum?” tanya Andi menelpon.
“ hah?? siap kemana?” tanya Evan balik.
“ woi cuy, orang mau kewarnet nich, udah jam delapan na,” kata Andi kesal. karena Evan lupa akan kegiatannya.
“ oh my goooooooddddddd!!!!! Aku lupa. tunggu dulu ya,, bentar lagi aku kewarnet.” kata Evan kaget. Evanpun langsung mematikan teleponnya, dan pergi ke garasi untuk mengambil motor. Tanpa cuci muka, Evanpun melaju ke warnet tempat janjian mereka tadi.
***
“ gimana sich, kamu ini. punya janji hampir gak ditepati.” kata Maha yang menunggu Didepan warnet, melihat Evan yang baru datang dengan motor supra-x 125 berwarna merah.
“ sorry bro!!” ucap Evan sambil menepuk bahu Maha. “Oya, mana Andi?” sambungnya lagi.
“ tuch didalam, udach online dari tadi.” kata Maha sambil masuk ke dalam warnet tersebut, di ikuti pula oleh Evan dari belakang. Andi, Maha, dan Evan pun duduk dikomputernya masing-masing.
“ hei, ngapain disini?” tanya fery, sepupu Andi dan Evan.
“ lagi Bokerrrr!!! ih, gak tau aja. udah tau orang gi main PB.” kata Evan.
“ oh,, ikut woy,!! bang ada yang kosong gak??” tanya fery kepada Penjaga warnetnya.
“ ada tuch, nomer 4” jawab bang warnet tersebut.
“ ya,,, udah.” kata fery sambil menuju komputer nomor 4 tersebut.
***
“eh, udah jam 10 nich, aku mandi dulu. nanti kesini lagi ya,,” kata Evan memberitahukan.
“ ikut Van,” tawar fery
“ ayolah,!! Maha pinjam motor ya,,,” kata Evan.
“ ni, TTJ ya,,,” kata Maha Sambil menyerahkan kunci motornya.
Mereka pun pergi ke rumah Evan, untuk menemani Evan mandi. Evan mengendarai motor cukup ngebut, dengan keceptan hampir 60-an. Evan mengendarai motor dengan ugal-ugalan. Padahal, ia belum pantas untuk membawa motor, karena umurnya belum cukup. Lagian Evan juga belum mempunyai SIM C. Dengan kecepatan yang begitu tinggi. Evanpun tanpa sadar menabrak trotoar. yang mengakibatkan ia terjadi dan terluka parah. Evan tampak terdampar di got. sedangkan fery hanya terjatuh biasa, dan tak kelihatan parah. fery langsung menelpon Andi.
“halo andi, aku ma Evan nabrak trotoar nich. didekat rumah sakit umum, gak jauh dari warnet. cepetan ya,,” jelas Fery langsung menutup teleponnya.
***
Maha dan Andi langsung melaju ke tempat yang telah disebutkan oleh fery tadi. Ternyata Evan dan Fery udah dibawa kerumah sakit. Sesampainya dirumah sakit, Andi segera menelpon Orang tua Evan, kebetulan Evan dan Fery adalah sepupu Andi.
***
“gimana bisa jadi kayak gini?” tanya mama Evan panik.
“ gak tau tante, soalnya tadi kami di warnet. setelah itu dapat telpon dari Fery kalau mereka kecelakaan.” jelas Maha gugup. mama Evan hanya tertunduk panik menanti Evan yang belum ada kabar di ruangan UGD. Setelah hampir satu jam, dokter keluar dari ruangan.
“ Untung lukanya tak parah, hanya tujuh jahitan kecil dilututnya aja.” jelas dokter sambil memperbaiki kacamatanya. mama Evan tampak lega, untung tak berbahaya. semuanya pun langsung masuk keruang UGD. Tampak lah seorang Evan yang terbaring lesu. Sedangkan Fery hanya mendapat beberapa lecet kecil di kulitnya, meskipun sempat juga kissing ama trotoar.
“ Maaaa,,,,” rengek Evan.
“ mengapa? apa kamu masih ingin bawa kabur motor lagi?” tanya Mama yang sepertinya kecewa pada Evan.
“ maaa,,,,” rengek Evan lagi.
“ ya sudah, kamu sekarang sudah gede, jadi mama rasa kamu bisa memikirkan yang baik dan yang buruk untukmu. Jangan lakukan sesuatu yang mengasyikkan tapi membahayakan keselamatanmu. Nak, semuanya senang padamu.” Nasehat mama sambil meneteskan air mata. Evan hanya tertunduk lemas, sadar akan kesalahannya. Begitupun Maha, Andi, dan Fery merekapun juga mengambil pelajaran dari kejadiaan ini.
Evan,Evan, masih kecil kok udah sok tahu mengendarai motor. Akibatnya tahu sendiri. Makanya sook tahu itu gak boleh, karena nanti bisa berakibatkan Fatal. Buat Evan yang terbaring dirumah, semoga cepat semuh ya.. Dan Maha,Andi, and Fery juga jangan sok tahu. Untung peringatannya hanya merugikan satu orang, coba kalo adduuchhh!!! semuanya pada RUTAL khaaaannn???
date created: 02-02-2010
No comments:
Post a Comment